Warga Padang: ‘WNI Korban Penembakan Christchurch adalah Adik Saya’

Dua warga Sumatera Barat dikabarkan menjadi k0rb4n pe.nem.ba.kan di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru. K0rban diketahui bernama Zulfirman Syah dan anaknya, Mohammad Rais.

“Iya (Zulfirman) itu adik saya dan keponakan yang menjadi k0rban. Dapat kabar dari istri beliau,” ujar Hendra saat dihubungi langkan.id, Jumat (15/3).

Hendra mengatakan saat ini Zulfirman mengalami k0ma dan masih mendapatkan perawatan intensif di salah satu RS.

“Kondisi sedang k0ma (di RS), dia adik kandung saya paling terakhir dari enam bersaudara,” kata Hendra.

Sebelumnya, kata Hendra, Zulfirman berdomisili di Yogyakarta. Zulfirman juga dikenal sebagai seorang seniman. Pada Januari, Zulfirman bersama keluarganya memutuskan pindah ke Selandia Baru untuk bekerja.

“Stay biasanya di Yogyakarta kemudian pindah ke sana (Selandia Baru) bulan Januari kemarin. Untuk bekerja. Dia asli orang Minang, keluarga ada di Sumatera Barat yaitu di Kota Padang,” katanya.

Selain itu, istri Zulfirman juga sempat mengunggah di akun Facebook-nya, Alta Marie. Ia bercerita jika suami dan anak keduanya menjadi k0rb4n pe.nem.ba.kan. Mereka mengalami lu.ka-lu.ka.

Begini unggahan Alta Marie di akun Facebook-nya: Suami saya Zulfirman Syah dan anak keduanya hidup, tapi terluka. Kedua tem.ba.kan dalam serangan hari ini di pusat islam linwood di christchurch, Selandia Baru (di mana kami baru saja pindah 2 bulan yang lalu). Suami saya, jul, ditem.bak di beberapa tempat dan memiliki pembuangan di paru-parunya (dari apa yang saya dengar) meskipun saya belum melihat dia sejak dia telah di operasi. Aku baru-baru ini bersatu dengan anak laki-laki saya, yang memiliki luka tembak di kaki dan belakang. Dia trauma, tapi kita semua hidup. Terima kasih atas doa dan pesan-pesan kekhawatiran anda.

Sebelumnya terjadi aksi pe.nem.ba.kan di dua masjid di Selandia Baru, yakni Masjid Al-Noor, Christchurch, dan Masjid Linwood Ave. Teror tersebut me.ne.was.kan 49 orang dan me.lu.kai puluhan lainnya. Sebanyak empat p3l4ku sudah ditahan, seorang di antaranya adalah WN Australia.

Hingga saat ini, tercatat dua Warga Negara Indonesia, yakni ayah dan anak, yang ikut menjadi k0rb4n pe.nem.ba.kan tersebut.

Sumber

Leave a Reply