Viral! Kucing-kucing di Pulau Santa Dibungkus Karung dan Dibuang!

Beberapa waktu belakangan, sejumlah pengguna media sosial tengah ramai membicarakan aksi brutal penangkapan kucing-kucing liar di Pasar Santa menggunakan karung, sebelum akhirnya dibuang oleh pihak pengelola.

Seperti yang dikutip HAI dari akun Instagram @atelophobiccc, semua bermula ketika salah satu tenant baru melayangkan komplain kepada pihak pengurus yang berada di Pasar Santa terkait kebersihan dan juga keberadaan kucing-kucing.

“Beberapa minggu yang lalu, sebuah tenant baru komplain mengenai masalah kebersihan dan keberadaan kucing-kucing di Pasar Santa. Dia melayangkan komplain kepada kepala pengurus Pasar Santa,” tulis @atelophobiccc.

Mendapatkan keluhan tersebut, kepala pengurus Pasar Santa pun mengatakan kepada tenant yang mengajukan komplain bahwa kucing-kucing liar tersebut udah ada sejak dulu, dan telah dirawat oleh orang-orang dari tenant lainnya.

Merasa keluhannya nggak ditanggapi dengan baik, tenant baru ini mengirimkan sebuah email ke kantor pusat Pasar Santa, hingga akhirnya muncul keputusan untuk membuang seluruh kucing yang ada di lokasi tersebut.

“Solusinya adalah kucing-kucing itu harus diusir. Namun sayang, keputusan itu dilakukan secara sepihak karena tenant-tenant lain di Pasar Santa nggak mendapatkan pemberitahuan sama sekali mengenai pengusiran kucing-kucing ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, @atelophobiccc menceritakan bahwa aksi pengusiran kucing-kucing ini dilakukan pada hari Selasa di akhir bulan Februari, dengan cara memasukkan mereka ke dalam karung-karung (1 karung untuk 10 kucing), sebelum akhirnya dibuang.

“Mereka membuang hampir seluruh kucing yang berada di dalam (Pasar Santa). Memasukkannya ke dalam karung. Satu karung digunakan untuk 10 ekor kucing. Mereka membuang kucing-kucing itu tanpa ampun,” terangnya lebih lanjut.

Unggahan dari @atelophobiccc itu pun langsung menuai beragam komentar dari pengguna Instagram, salah satunya akun @pangerankilat yang menyayangkan keputusan membuang kucing-kucing tersebut dari Pasar Santa.

“Kucing-kucing itu udah di sana sejak dulu. Itu hanya pasar tradisional seperti pada umumnya yang pasti ada kucing di dalamnya. Mengapa mereka mengusi kucing-kucing itu? Sungguh sangat menyedihkan,” tulis @pangerankilat.

Berbeda dengan yang lain, akun @peng_ikut mengungkapkan dukungan terhadap keputusan tersebut karena kucing-kucing itu dianggap telah menyebarkan bakteri melalui kotoran yang mereka keluarkan.

“Kucing-kucing itu pup di setiap sudut. Aku yakin, pengunjung nggak menginginkan makanan mereka terkontaminasi dengan bakteri dari kotoran itu,” tulis @peng_ikut.

Kalau menurut kalian sendiri gimana sob? Keputusan untuk membuang kucing-kucing dari Pasar Santa itu terbilang tepat atau sebenarnya nggak perlu dilakukan? Apalagi sampai membuang dengan cara memasukkan kucing-kucing itu dalam karung. (*)

Sumber

Ads2

Be the first to comment

Leave a Reply