Apes, Mau Romantis Lamar di Mall, Eh Malah Ketangkep. Ini Alasan Menohoknya!

Proses lamaran tentu saja akan menjadi kenangan tersendiri bagi tiap pasangan.

Mereka yang ingin menuju ke jenjang yang lebih serius biasanya akan selalu mengenang prosesi saat pasangan tersebut melakukan lamaran.

Namun kenangan indah tersebut harus buyar bagi pasangan ini.

Keduanya ditangkap polisi setelah lakukan prosesi lamaran di sebuah mall.

Dikutip dari BBC News, kejadian ini terjadi di kota Arak, Iran.

Di sosial media sedang viral sebuah video yang menunjukkan prosesi lamaran tersebut.

Video yang diupload di Twitter melalui akun @Hassanvand pada 9 Maret 2019 tersebut menunjukkan prosesi lamaran tersebut.

Nampak dalam video tersebut sang pria melamar kekasihnya secara romantis di sebuah mall yang ramai pengunjung.

Lokasi yang digunakan dalam proses lamaran tersebut bahkan bertaburkan dekorasi bunga dan balon berwarna merah.

Nampak para pengunjung yang melihat keduanya kemudian menyoraki pasangan yang sedang berpelukan tersebut.

Para pengunjung bahkan nampak ikut berbahagia atas aksi sang pria yang melamar pasangannya.

Namun sayangnya, pasangan itu malah tertangkap polisi atas dasar melanggar hukum kesopanan publik.

Keduanya juga dituduh melanggar syariat Islam yang telah diterapkan di negara tersebut.

Kepala Kepolisian Provinsi Markazi, Mahmoud Khalaji menjelaskan ditangkapnya pasangan tersebut justru karena tuntutan publik.

“Mengundang kemarahan publik karena melanggar norma kesopanan,” kata Mahmoud.

“Karena itu (lamaran dan pelukan di ruang publik) merupakan budaya barat,” tambah polisi tersebut.

Mahmoud mengatakan kalau keduanya telah dibebaskan dengan jaminan dari pihak mereka.

Tentu saja kejadian ini mengundang berbagai reaksi dari macam-macam pihak.

“Kasihan, seharusnya mereka merayakan prosesi tersebut, tapi malah harus memberikan jaminan sembari menangis,” kata salah satu pengguna Twitter.

Namun ada juga yang berpendapat kalau pasangan tersebut melakukan kesalahan.

“Konyol, kenapa harus mempertontonkan hal yang seharusnya bersifat pribadi?” kata pengguna Twitter yang lain.

Hukum syariat Islam yang diterapkan Iran memang sudah berulang kali menjadi viral di sosial media.

Sebelumnya diketahui seorang pejabat harus ditahan hanya karena menari di sebuah acara di mall kota Mashhad.

Sumber

Leave a Reply