Ketika Menginap Di Kos Teman Dan Bertemu Kuntilanak

Saya pernah dihantui kuntilanak di kos teman. Kejadian ini pas saya masih kuliah semester awal di Jogja. Dulu saya sempat tinggal di kos itu. Hanya saja tidak pernah ada keanehan, walaupun sebetulnya di belakang kost adalah kuburan…

Setelah tinggal di sana sebulan, saya pindah ke kost lain. Tetapi teman saya, Topan, dia tetap tinggal di situ. Posisi kamar dia di bagian belakang kost. Dari posisi kamar dia, kita bisa melihat langsung ke arah tempat pemakaman umum sana. Menurut saya sih seram, tetapi sepertinya temanku ini tidak terlalu menghiraukannya.

Saat itu aku sudah tertidur lelap di kamar Topan setelah capek kerjakan laporan. Mungkin jam 20.30 saya sudah tidur. Pada saat tidur, tiba-tiba merasa ada yang mengganjal karena saya belum sempat Isya waktu itu. Karena ada niat baik dan untuk menenangkan hati walau jam sudah menunjukkan 00.30, saya bergegas ke kamar mandi. Sekedar info, lokasi kamar mandi dengan kamar Topan lumayan jauh. Saya harus melewati lorong yang banyak digunakan untuk parkir motor teman-teman kos.

Saat itu lumayan gelap karena hanya ada beberapa lampu kecil. Sambil jalan iseng-iseng saya menyanyi. Sampai di perempatan, ada dua jalan. Kalau ke kiri itu adalah rumahnya Bapak Kost. Sedangkan kanannya itu adalah kamar mandi dan juga tempat biasa Ibu Kost cuci baju. Sambil berjalan ke kamar mandi, iseng-iseng saya menoleh ke kiri…

Apa yang aku lihat akan menjadi mimpi buruk di dalam hidupku. Ada sesosok wanita berbaju serba putih dengan rambut panjang terurai menggantung di teras depan rumah Bapak Kost. Mungkin halusinasi, pikirku. Jadi saya mengucek mata saya beberapa kali, karena memang lorong ke kiri itu gelap. Dan masyaalah! Bayangan itu tetap ada. Aku benar-benar telah  melihat hantu.

Wajahnya rata, pucat tanpa ada mata, mulut dan hidung. Langsung saya komat kamit baca doa dengan merinding dan segera lari ke kamar mandi. Jujur saat itu saya yang tidak kebelet pipis langsung terkencing-kencing, wudhu pun saya sekenanya sambil melihat ke belakang. Siapa tahu makhluk itu mengikuti aku…

Begitu keluar kamar mandi, saya langsung lari sekencang-kencang melalui lorong tanpa melihat ke arah hantu itu lagi. Ketika sampai di kamar Topan entah basah karena keringat atau air. Saya langsung membangunkan Topan. Dia bingung melihat saya ngos-ngosan dan ketakutan. Katanya saya waktu itu betul-betul pucat sekali.

Sambil tergagap-gagap saya ceritakan kembali ke dia. Sehabis sholat saya langsung tidur dengan kepala tidak menutup bantal. Semenjak itu saya sudah jarang banget tidur di tempat Topan. Kalaupun tidur, saya harus sudah sholat dulu biar tidak ke kamar mandi malam-malam atau pipis.

Sumber : Ceritamistis.com

Leave a Reply