Penunggu Rumah Baruku

Kali ini merupakan cerita seorang perempuan dari Massachusetts, Amerika Serikat. Dia sekeluarga bersama dua anak-anaknya 8 tahun dan 2 tahun pindah ke rumah baru. Sayangnya kebahagiaan tidak bertahan lama, karena putri bungsunya terus menerus mengalami gangguan…

Tahun lalu kami pindah ke West Boyston, Massachusetts. Saya memiliki dua anak, yang satu 8 tahun dan yang satu 2 tahun. Semenjak perpindahan rumah ini, putri bungsu kami terus menerus mengalami mimpi buruk setiap malamnya. Biasanya kalau dia kesulitan tidur, kami akan memberikan minyak angin kepadanya. Dan sesaat dia akan bisa tidur nyenyak sampai esok harinya.

Nah, semenjak pindah rumah ini, kami terus menerus harus memberikan minyak angin supaya dia bisa tidur nyenyak. Jika lupa dikasih dia akan terbangun tengah malam dan menangis kencang. Kalau sudah begitu, dia tidak akan bisa lagi tidur di kamarnya, dan mau tidak mau harus kami bawa ke kamar kami sendiri. Untuk beberapa saat menggunakan minyak angin ini cukup efektif.

Namun seiring waktu, kini setiap malam dia selalu terbangun dan berteriak seolah-olah ada sesuatu yang mengganggunya…

Pernah suatu ketika, saya dan suami saya pergi ke kamar dia, karena dia berteriak dan menangis. Kami mencoba menenangkannya. Ketika sampai di situ, dia berteriak, “Jangan, adik kecil! Pergi!” gerakan tangannya mencoba mengibas-kibas sesuatu pergi. Akhirnya kami membiarkan dia bermalam di kamar kami saja supaya bisa tidur. Entah kapan, tiba-tiba dia berteriak lagi, “Jangan! Pergi dari sini!”

Awalnya saya menduga dia pasti mengingau. Tetapi terkadang dia memang berbicara dengan bayi yang tidak kelihatan ketika sedang bermain. Tidak terlalu sering, tetapi cukup signifikan sehingga saya rasa saya perlu menyinggungnya. Dan sekarang putri saya berkata, “Jangan dedek! Saya tidak mau keluar!” Dan sekarang bayi itu menyuruh putri saya keluar!

Dia terkadang juga suka mengeluarkan emosinya. Saya tidak tahu apakah ini berhubungan atau tidak. Tetapi dia bisa tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas. Kami juga menyadari semenjak kucing kami mati, hantu bayi itu sepertinya semakin sering mengganggu putri saya.

Saya sudah meminta orang ahli untuk melakukan pembersihan, penaburan garam sakral, menggunakan minyak yang diberkati. Tetapi belum ada efek. Saya sudah tidak ada ide lagi. Saya takut di satu titik, bayi itu berhasil membawa putriku keluar dan dia tidak akan bisa tidur dengan aman lagi. Mohon bantuannya.


Itulah kisah yang dibawakan oleh sang ibu, juga sekaligus permohonan bantuannya. Beberapa orang berpendapat mungkin putrinya mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur bisa membuat orang gampang emosi, seperti yang diceritakan sang ibu. Tetapi yang membingungkan adalah kebiasaan si anak berbicara atau bermain dengan bayi bayangan di pagi hari. Umumnya gangguan tidur atau mimpi buruk tidak sampai terbawa di pagi hari. Bagaimana menurut pendapat kalian?

Ads2

Be the first to comment

Leave a Reply