[Cerita Sedih] Aku Menemukan Dia Tertabrak, Keputusanku Mengubah Arah Cerita Hidupku

Ketika aku berjalan-jalan sekitar rawa-rawa di pinggir jalan, aku melihat seekor anjing sedang tertidur disana. Di tubuh anjing itu ada luka yang cukup besar dan berdarah-darah. Aku kira dia telah ditabrak oleh mobil sehingga aku pun langsung membawanya ke rumah sakit hewan. Tetapi setelah dokter memeriksa anjing ini, hatiku benar-benar hancur mendengar penjelasan dari dokter ini.

Dokter ini mengatakan bahwa luka yang ada di tubuh anjing ini sengaja dibuka dengan pisau dan sebagian kulit di kakinya sudah tercabut sebagian serta kulit di bagian atas anjing ini juga telah terpisah dari ototnya. Setelah dokter mencukur bulu anjing ini, dia menjahit luka anjing sebanyak 100 kali jahitan. Melihat luka anjing yang separah ini, aku pun lantas berpikir dalam hati, gimana mungkin ada orang yang begitu tega dan jahat melukai anjing ini. Gimana mungkin dia tega mendengar suara jerit tangis anjing yang terluka ini? Aku tidak berani membayangkan jika anjing ini tidak kabur dari mereka ataupun tidak ditemukan oleh kami, bagaimana jadinya nasib anjing ini?

Setelah menjalani operasi, aku pun membawa anjing ini pulang ke rumah. Tapi ketika anjing ini tertidur sebentar, tubuhnya akan kejang-kejang sesekali. Aku sangat khawatir kalau dia tidak bertahan dalam beberapa hari lagi, namun dokter menenangkanku dengan mengatakan bahwa anjing ini membutuhkan waktu 1 minggu untuk bisa sembuh kembali.

Kemarin malam, anjing kecil mulai merintih kesakitan karena obat biusnya sudah habis. Aku tidak bisa membantunya ngapa-ngapain dan hanya bisa menemaninya sampai akhirnya aku mulai gemetaran karena khawatir.

Esok paginya aku menggendong anjing ini ke dokter dan sepanjang perjalanan, anjing ini tidak bersemangat sama sekali. Tetapi setelah sampai rumah sakit dan mendengar suara anjing yang lain, dia pun langsung membuka mata dan berusaha untuk berdiri supaya dia bisa melihat teman-temannya yang lain. Namun anjing ini terlalu lemah untuk melakukan itu.

Kotak yang selama ini menjadi rumah si anjing kecil ternyata terlalu sempit untuknya. Aku pun akhirnya memindahkannya ke kandang anjing yang lebih besar.

Kotak yang pernah ditiduri oleh anjing semuanya penuh dengan bekas darah anjing ini.

Tapi kondisinya semakin parah hingga akhirnya diketahui bahwa anjing mengalami Sepsis. Aku pun segera membawa anjing ke dokter agar dia bisa diselamatkan segera. Tetapi sayangnya, dia sudah pergi meninggalkan kita semua dan pergi ke dunia yang selanjutnya.

Aku dulu pernah berpikir, jika aku tidak bertemu dengannya ataupun ada orang lain yang menolongnya, apakah situasinya akan berubah? Aku mungkin akan melihat artikel tentangnya dan aku mungkin bakalan kasihan terhadapnya ataupun marah dengan orang yang sudah berani menyakitinya, ataupun menggalang dana bantuan untuk menolong anjing kecil ini. Jika dia akhirnya mati, aku mungkin akan merasa sangat sedih dan menyesal, tetapi aku pasti akan langsung melupakannya tidak berapa lama.

Tapi kali ini tidak sama. Akulah yang menemukan anjing yang terluka ini. Melihat anjing yang dulunya ketakutan melihatku dan berubah menjadi lebih percaya padaku, menemaninya ketika berobat, kesakitan, dan tidak bersemangat hingga akhirnya dia pergi meninggalkan kami dan aku bisa melihat dengan langsung sebuah nyawa pergi dari hadapanku, ini bener-bener perasaan yang berbeda sekali dari apa yang aku rasakan jika aku hanya membaca artikel saja. Kurasa aku tidak akan pernah melupakan kejadian ini selamanya.

Source : Cerpen.co.id

Ads2

Be the first to comment

Leave a Reply