Gadis Ini Dibesarkan Anjing & Prilaku Layaknya Anjing, Namun”Hal Mengharukan” Ini Selalu Diingatnya!

Sobat Cerpen pasti pernah dong nonton film “Tarzan”? Manusia yang tidak pernah berinteraksi dengan manusia ini hanya dibesarkan oleh binatang dan sudah berperilaku seperti binatang. Tak jarang manusia ini pun disebut sebagai “anak liar” atau dengan sebutan lain yaitu Tarzan. Di Ukraina, ada seorang gadis yang dijuluki sebagai “gadis anjing.”

Ketika Oxana Malaya berusia 3 tahun, dia diusir oleh kedua orangtuanya yang tidak menyayanginya. Di musim dingin yang bersuhu sangat rendah ini, Oxana Malaya pun masuk ke dalam kandang anjing untuk mencari kehangatan dan tidak ada yang menyangka dia pun menghilang begitu saja sejak saat itu.

Ketika semua orang menemukan Oxana Malaya, dia sudah tidak bisa berbicara. Dia bahkan tidak bisa berdiri dan hanya bisa dengan kedua tangan dan kakinya merangkak serta menggonggong layaknya seekor anjing. Di bawah bimbingan induk anjingnya, dia pun bisa memakan daging mentah serta mengorek tanah.

Oxana Malaya pun akhirnya dirawat dan harus menjalani terapi. Seorang ahli psikologi anak liar asal Inggris bernama Lyn Fry ini pergi menemui Oxana Malaya secara langsung dan berharap Oxana bisa kembali ke kehidupan masyarakat normal. Lyn Fry pun akhirnya melakukan beberapa percobaan pada Oxana Malya dan dia pun menemukan bahwa akal budi Oxana Malaya sudah berhenti pada usia 6 tahun. Oxana bisa mengerti angka tetapi dia tidak tahu caranya menghitung. Walaupun dia bisa berbicara, tetapi dia tidak bisa melafalkan namanya sendiri. Oxana Malaya sendiri sudah bisa melewati pembelajaran yang sangat bagus, dan sekarang saatnya dia harus menghadapi keterbatasannya untuk belajar. Dan untungnya, perilakunya sekarang sudah perlahan membaik.

Lyn Fry menyadari bahwa walaupun Oxana Malaya memiliki keterbatasan untuk berhubungan dengan orang lain, tetapi dia mempunyai rasa humor yang sangat tinggi. Dia juga sangat senang tertawa dan mencuri perhatian orang banyak, mungkin ini adalah pengaruh istimewa yang dimilikinya setelah hidup bertahun-tahun.

Ketika Oxana Malaya mulai berkomunikasi dengan Lyn Fry, dia pernah memberitahu Lyn Fry dengan sedih hati, “Orangtuaku sudah melupakanku.” Hal ini membuktikan bahwa walaupun dia hidup bersama dengan seekor anjing, dia sama sekali tidak melupakan bahwa orangtuanya pernah membuangnya. Dalam proses pemulihan Oxana Malaya, kondisi dan perilakunya sudah banyak pulih dan dia bahkan sudah bertemu dengan ayahnya. Ketika dua orang ini bertemu, mereka sama sekali tidak tahu apa yang ingin mereka katakana. Akhirnya Oxana Malaya pun yang memecahkan keheningan di antara mereka dengan berkata, “Terima kasih kamu telah datang kesini, aku ingin kamu melihat caraku memeras susu.”

Apakah kamu penasaran kehidupan Oxana Malaya sebelum menjalani terapi? Yuk kita lihat bersama videonya berikut ini!

Walaupun Oxana Malaya sudah kehilangan banyak kemampuannya sebagai manusia, tetapi dia masih ingat kejadian pahit semasa kecilnya yang membuat orang-orang merasa sangat sedih karenanya. Walaupun film “Tarzan” adalah film yang sangat menarik, tetapi ketika hal itu terjadi di kehidupan nyata, hal itu pun menjadi kepahitan orang tersebut seumur hidupnya. Semoga hal ini tidak terjadi lagi kepada orang lain ya!

Sumber : Cerpen.co.id

Ads2

Be the first to comment

Leave a Reply