Terdengar Suara Mistis dari Lantai 4 Sekolahku, Setelah Kuselidiki Ternyata !

Aku masih ingat kejadian yang aku alami saat masih menduduki kelas 9 SMP. SMP-ku dulu memiliki 4 lantai, lantai 1 terdapat ruang guru, lab, mushola, serta kelas 7. Lantai 2 terdapat kantin, gudang, serta kelas 8 dan lantai 3 yaitu kelasku yaitu kelas 9 dan ruang olahraga serta seni.

Nah sedangkan lantai 4 dibiarkan kosong begitu saja. Aneh kan? Aku pun merasa demikian. Hingga pada hari itu, aku lupa hari apa hahhaha sudah tua loh akunya sudah 17 tahun juga hahah. Nah tanpa sengaja saat lagi khusyuknya belajar, aku seperti mendengar suara tangisan dari lantai 4. Tangisannya itu sangat menyeramkan, bukan tangisan kuntilanak seperti yang ku dengar dulu-dulu.

Tapi tangisan ini tangisan yang memiliki suatu makna, aku bahkan tak tahu maknanya apa. Nah pada jam istirahat, aku memberanikan diri untuk menaiki lantai 4. Tangga menuju lantai 4 kusam sekali, berarti tak pernah dibersihkan. Aku melangkah dan terus melangkah, hingga akhirnya aku sampai di depan pintu sebuah ruangan. Suasana mendung dan hujan rintik-rintik membuat bulu kudukku merinding.

Aku membuka pintu itu yang ternyata tak terkunci. Hujan mulai deras, aku sendiri menatapi satu bangku kosong di dalam ruangan ini. Apa-apaan ini, hanya satu bangku kosong di dalam ruangan? Lantas suara tangisan tadi itu apa? Pikirku. Saat aku membalikan badan ingin kembali ke kelasku, eh tiba-tiba aku mendengar bangku itu seperti di geser. Aku lantas membalikan lagi badanku, dan alangkah terkejutnya aku, ada seaosok wanita sebayaku yang sedang duduk di bangku itu.

Dia tersenyum lebar sambil tertawa bak nenek lampir. Aku terjatuh, tertunduk, aku takut, entah mengapa. Aku sangat takut mendengar tertawa bak nenek lampir, aku bangun dan pergi secepat yang aku bisa. Sumpah aku sangat ketakutan, bahkan saat kepergianku, dia terus menatapi diriku dari atas tangga sambil tertawa tak henti-hentinya. Saat ku menuruni tangga terakhir lantai 4, kakiku seperti ada yang menariknya hingga akhirnya aku terguling-guling ke bawah tangga.

Mulai hari itu aku berjanji tak akan menaiki lantai 4 itu lagi, dan kejadian aku ini, aku tak menceritakannya kepada siapapun. Cukup kalian saja yang tahu ya ok. Ku dengar-dengar lantai 4 itu sudah tak ada, dan kudengar pula SMP-ku itu sudah di bedah dan di buat menjadi sekolah yang lebih baru. Cukup sekian ceritaku, maaf ya jika ceritaku tak bagus, hehe wasaalamualaikum.

Facebook: Bismi Jasein

Ads2

Be the first to comment

Leave a Reply